LKS Interaktif Jurnal Penyesuaian
Mata Pelajaran: Akuntansi Dasar | Kelas XII
Tujuan Pembelajaran
- Memahami konsep dan tujuan Jurnal Penyesuaian (Adjustment).
- Menghitung dan mencatat Jurnal Penyesuaian untuk empat jenis akun utama (perlengkapan, beban dibayar di muka, pendapatan diterima di muka, dan penyusutan).
Langkah 1: Pilih Jalur Belajar Anda
Soal Pra-Asesmen
Jelaskan secara singkat mengapa Jurnal Penyesuaian harus dibuat pada akhir periode akuntansi, meskipun tidak ada transaksi kas yang terjadi?
Berdasarkan soal di atas, pilih jalur pengerjaan yang paling sesuai dengan tingkat pemahaman Anda saat ini.
Langkah 2: Kerjakan Soal
Kunci Jawaban dan Pembahasan
Jawaban Pra-Asesmen
Jurnal Penyesuaian dibuat untuk menerapkan Prinsip Akrual (Accrual Basis). Tujuannya adalah memastikan Pendapatan dicatat saat dihasilkan (earned) dan Beban dicatat saat terjadi (incurred), terlepas dari kapan kas diterima atau dibayarkan. Ini membuat nilai aset, liabilitas, pendapatan, dan beban di Laporan Keuangan menunjukkan kondisi yang sebenarnya pada akhir periode.
Pembahasan Jalur A
A1: Dicari nilai perlengkapan yang terpakai: Rp3.000.000 - Rp800.000 = Rp2.200.000.
A2: Dicari nilai beban yang sudah terpakai (1/4 bulan): Rp1.200.000 × (1/4) = Rp300.000.
Pembahasan Jalur B
B1: Nilai per layanan: Rp3.600.000 / 6 = Rp600.000. Jasa yang sudah menjadi pendapatan: 2 × Rp600.000 = Rp1.200.000.
B2: Penyusutan tahunan: (Rp60.000.000 - Rp0) / 5 tahun = Rp12.000.000.
Pembahasan Jalur C
C1: Dicatat sebagai Beban, maka penyesuaian harus memunculkan Aset (Asuransi Dibayar di Muka) yang tersisa. Sisa periode: 8 bulan. Nilai yang belum jadi beban: Rp2.400.000 × (8/12) = Rp1.600.000.
C2: Dicatat sebagai Pendapatan, maka penyesuaian harus memunculkan Liabilitas (Sewa Diterima di Muka) yang belum menjadi hak. Periode belum jadi hak: 3 bulan. Nilai yang belum jadi pendapatan: Rp6.000.000 × (3/5) = Rp3.600.000.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar